Valkyrie (2009)

May 26, 2009

Valkyrie“Kudeta yang gagal”

Pemeran : Tom Cruise (Kolonel Claus Von Stauffenberg),  Kenneth Branagh  (Mayjend.  Henning von Tresckow), Bill Nighy ( Jenderal Friedrich Olbricht) dan Tom Wilkinson (General Friedrich Fromm)

Sutradara : Bryan Singer

Pada saat Perang Dunia, kelompok perlawanan Jerman merencanakan pengambil alihan kekuasaan dari Adolf Hitler.  Mereka jengah dengan kebijakan Hitler yang memulai Perang Dunia. Kolonel Von Stauffenber mantan pemimpin Divisi Panser 10 menjadi pelaku penting dalam melaksanakan kudeta. Keinginan dia adalah ingin menyelamatkan anak bangsa Jerman yang hilang karena perang.

Maka disusunlah oleh Stauffenber sebuah skenario resmi apabila Jerman kehilangan pemimpin utamanya, Adolf Hitler. Skenario resmi ini ditandatangani Hitler sendiri bernama Operasi Valkyrie, yaitu penggunaan Tentara Cadangan untuk mengamankan situasi negara dan menetralkan kekuatan internal yang mengancam Jerman.

Catatan

Intro dengan narasi Jerman dan dilanjutkan buku harian Stauffenberg memberikan harapan film ini dibuat sungguh-sungguh model Passion of Christ. Namun berubah, film terasa dipercepat karena ada hubungan-hubungan yang hilang. Peran Stauffenberg memang terlalu menonjol, padahal dia adalah anggota baru dari suatu kelompok perlawanan. Sayang film ini tidak bisa menggambarkan bagaimana Hitler bisa selamat dan terlalu menganakemaskan sudut pandang Stauffenberg sendiri. Bisa jadi karena hanya buku harian sang kolonel adalah dokumentasi yang tersisa atau Hitler benar-benar mati dan muncullah kembaran Hitler sebagai cadangan yang layaknya digunakan oleh beberapa negara tertentu. Setidaknya ada menarik. Setting gambar yang menarik  serta skenario yang jamak terjadi dalam merencanakan kudeta,  seorang kolonel dan penggunaan tentara cadangan.

Nilai 70/100


The International (2009)

April 20, 2009

the_international“Konspirasi”

Pemeran: Clive Owen (Louis Salinger), Naomi Watts (Eleanor Whitman)dan Armin Muhller-Stahl (Wilhelm Wrexler)

Louis Salinger seorang Agen Interpol dari Inggris dibantu Eleanor Whitman dari Kejaksaan New York berusaha mengungkap keterlibatan ICBC, sebuah bank yang berdomisili di Luksembourg dalam perdagangan senjata internasional. ICBC menyebarkan konflik agar suatu negara dapat dikontrol melalui utang luar negeri.

Catatan

Film ini dibangun dengan cerita yang baik. Apalagi dalam kejadian nyata bahwa memang ada keterlibatan suatu kelompok yang ingin membuat konflik di dunia. Kelompok ini terdiri dari negara dan institusi keuangan. Salah satu moto mereka adalah konflik membawa utang. Utang akan dimanfaatkan oleh negara-negara tertentu dan institusi keuangan untuk “mengontrol” suatu negara.

Akting para pendukung baik namun tidak menonjol. Sayang akhir dari film ini sangat sederhana untuk kisah konspirasi internasional namun tidak asal. Mengecewakan bagi penonton karena akan kaget dan berucap…”Ha, selesai begitu saja ?”

Nilai 70/100


Primal Fear (1996)

April 11, 2009

primal_fearBersalah atau Tidak

Pemeran : Richard Gere(Martin Veil), Laura Linney (Janet Venable), John Mahoney (Shaughnessy) dan Edward Norton (Aaron)

Chicago sontak digegerkan oleh sangkaan pembunuhan Uskup Chicago oleh anak altar, Aaron. Martin, sebagai pengacara terkemuka kota ini bersedia mendampingi Aaron tanpa biaya. Sebagai tersangka Aaron tidak memiliki bukti kuat namun ia menyatakan dirinya pingsan di TKP saat pembunuhan terjadi dan menduga ada orang ketiga. Pada persidangan Martin menghadapi Jaksa Penuntut, Janet, mantan kekasih dan rekan kerjanya dahulu di Kejaksaan Chicago. Berlalunya waku muncul fakta walikota berniat mendirikan real estate mewah di lingkungan sekitar Katedral Chicago. Aaron ternyata memiliki dua kepribadian, anak altar yang santun dan anak jalanan yang kasar. Martin mengupayakan kliennya bisa bebas dari persidangan dan hanya melalui proses evaluasi kejiwaan.

Catatan
Sebenarnya film ini tidak terlalu dalam bercerita pada masalah hukum layaknya film-film karya John Grisham. Akting Richard Gere dan Laura Linney tidaklah istimewa. Namun, Edward Norton tampil sangat baik. Dalam cerita ia ternyata mengalami masalah kejiwaan, memiliki dua kepribadian. Berkat film ini, Norton mendapatkan nominasi Oscar sebagai pemeran pembantu pria terbaik.

Nilai : 75/100


Slumdog Millionaire (2008)

March 29, 2009

4916310slumdog-millionaire-posters“Sudah menjadi Suratan”

Pemeran : Dev Patel (Jamal), Anil Kapoor (Prem Kumar), Frieda Pinto (Latika), Madhur Mittal (Salim) dan Irrfan Khan (Inspektur Polisi)

Sutradara : Danny Boyle

Asisten Sutradara : Loveleen Tandan

Penulis: Vikas Swarup

Penyadur : Simon Beaufoy

Sinematografer : Anthony Dod Mantle

Berlatar permainan kuis televisi terkenal internasional, “Who wants to be a Millionaire” Jamal,  seorang officeboy pengantar minuman berusaha merubah takdirnya.

Pada saat kecil, Jamal dan kakaknya, Salim dibesarkan oleh ibunya ditengah pemukiman kumuh Mumbai. Hidup mereka berubah setelah kehilangan ibu akibat konflik agama dan pertemuan mereka dengan Latika, seorang gadis yang senasib.  Salim mengadaptasi kehidupan Mumbai yang keras, sedangkan Jamal tetap menjadi pemuda yang jujur yang tetap mendambakan Latika. Kehidupan kota sentral ekonomi Mumbai selalu memisahkan mereka, namun keinginan yang kuat selalu mempertemukan kembali.

Kesuksesan Jamal hingga tahap akhir kuis multimilyar ini menjadi kecurigaan pihak berwenang apakah ia curang atau memang tahu jawabannya. Prem Kumar, sang pembawa acara kuis yang mencurigainya terlebih dahulu.

Komen : Bukan main ! Film ini digarap dengan sangat-sangat baik dari sisi penyutdaraan, sinematografi dan komposisi musik. Kecintaan Jamal terhadap Latika tidak digarap dengan cengeng maupun sikap egois dari pria-wanita namun diungkapkan dengan keteguhan dan kegigihan.  Latar belakang pemukiman kumuh disulap menjadi “indah” oleh sang sinematografer dan komposisi musik yang  dibuat AR Rahman makin menguatkan film ini. Danny Boyle pandai menggarap tiap-tiap karakter, tidak heran bila para bocah yang merupakan penduduk asli pemukiman kumuh dapat berakting sangat baik, tentu dengan bantuan Loveleen Tandaan. Film ini tidak lupa menyisipkan unsur penting film India, musik dan tarian kolosal.  Sangat pantas bila film ini mendapatkan 8 Oscar sekaligus. Prestasi yang mengagumkan. Film terbaik saat ini.

Nilai : 90/100

a a a a a a a a


Bienvenue Chez Les Ch’tis (2008)

March 25, 2009

bienvenuechezleschtisposter(Welcome to the Land of Ch’tis)

“Saat dimutasikan ke daerah yang tidak disenangi”

Pemeran : Danny Boon (Antonie Bailleul), Kad Merad (Phillipe Abrams) dan Anne Marivin (Annabelle Deconninck)

Phillipe seorang pegawai pos bercita-cita promosi jabatan menjadi kepala pos di Perancis bagian selatan yang hangat. Namun perusahaan menghendakinya untuk mengisi posisi yang lowong di Perancis sebelah utara yang dingin dan terpencil, Nord-Pas-de-Calais. Daerah ini juga memiliki dialek Ch’tis, dimana orang Perancis pada umumnya tidak mengerti apa yang diucapkan. Keluarga ditinggalkannya dan ia rela pulang-pergi pada akhir minggu.

Phillipe dekat dengan stafnya bernama Antonie yang masih tinggal dengan ibunya serta jatuh cinta dengan Annabelle.  Berlalunya waktu Phillipe merasa betah tinggal di sana karena jauh dari istri dan sambutan yang ramah dari penduduk lokal. Phillipe selalu mengatakan hal-hal negatif tentang kota kecil ini, sang istri yang iba akhirnya memutuskan untuk pindah menemani Phillipe. Namun hal ini yang tidak diinginkan Phillipe. Segala daya upaya digunakan termasuk mengantar istrinya kepada kota palsu yang dipenuhi penduduk tidak beradab dan kotor dimana semua penduduk bahu-membahu merekayasanya.

Komen : Film ini tidak susah untuk dicerna walau berasal dari Perancis. Boleh dikatakan anda akan selalu tertawa menonton film ini. Dari kenekatan Phillipe yang berpura-pura sebagai orang cacat dan perilaku penduduknya sendiri. Salah memahami dialek Ch’tis juga mengundang tawa tanpa henti, ditambah semua orang memiliki julukan yang sama, Ha-ha-ha. Materi komedi dan ceritanya segar dan original. Pemandangan sangat indah dan tidak berlebihan. Danny Boon dikenal sebagai komedian tunggal terkenal di Perancis. Film ini mencetak box office di Perancis. Direkomendasikan untuk mengisi liburan “Nyepi” esok.

Nilai : 80/100


Body of Lies (2008)

March 22, 2009

body_of_lies“Agen rahasia AS mengejar teroris internasional, Al-Saalem. Sebuah versi sejenis organisasi teroris Al-Qaeda.”

Pemeran : Leonardo di Caprio (Roger Ferris), Russel Crowe (Ed Hoffman) dan Mark Strong (Hani Salaam)

Sutradara : Riddley Scott

Roger Ferris berupaya mencari petunjuk keberadaan Al Saleem, kepala teroris internasional yang akan melancarkan teror di Eropa. Keberadaanya mulai dilacak sejak pemboman di Machester, Inggris.

Al-Saleem beroperasi tersembunyi rapi di Yordania, salah satu negara Timur-Tengah yang bersahabat baik dengan AS dan pandai menyamarkan operasi mereka karena mereka cenderung bergaya hidup berfoya-foya untuk mengelabui aparat intelijen.

Ed Hoffman sebagai  supervisor Ferris di Langley sering memiliki pertentangan dengan Roger. Sebagai agen, Roger memiliki hubungan humanisme pada tiap rekan-rekannya di lapangan, baik informan maupun mitra lokal. Sebaliknya Ed memiliki pendapat, “Semua Orang Bersalah”.   Saat di Yordania, Roger memiliki rekan Kepala Intelijen Kerajaan Yordania, Hani Salaam dan Roger juga berhubungan dengan perawat berasal dari Iran, Aisha. Konflik kepentingan muncul saat Aisha diculik.

Komen : Film ini tidak terlalu istimewa secara cerita maupun spesial efek. Tidak seperti film-film buatan Riddley Scott lainnya, maka tidak ada hal yang baru. Konflik antara Roger dan Ed tidak terlalu runcing dan pengejaran kelompok terorisme juga tidak menegangkan. Teknologi yang dimunculkan sudah ada pada film-film sejenis, baik “Enemy of State” dan “Black Hawk Down”. Hal yang paling menarik mungkin saat Roger memiliki strategi dengan melancarkan teror dengan menggunakan kelompok rekaan agar Al-Saalem muncul keluar dari persembunyia untuk mengetahui teroris saingannya.

Nilai : 75/100


Bolt (2008)

March 16, 2009

bolt_“Bila seekor anjing super ternyata hanya seekor anjing biasa.”

Pengisi Suara : John Travolta (Bolt), Miley Cyrus (Penny),Susan Essman (Mittens) dan Mark Walton (Rhino)

Bolt adalah anjing yang memerankan anjing super di serial TV bersama pemiliknya, Penny. Bolt selama ini tidak menyadarinya bahwa semua rekaan semata. Penny sedih saat anjing kesayangannya hilang. Bolt bersama teman-temannya Mittens dan Rhino berusaha kembali bersama dengan Penny walau menempuh jarak yang sangat jauh.

Komen : Ciri khas film animasi adalah karakter hewan-hewan yang lucu. Bolt memiliki raut anjing yang lucu namun kokoh. Cukup menghibur bagi yang ingin melepas penat. Cerita dan animasi yang sangat menarik. Seperti biasa film anak-anak Hollywood, ada pesan moral yang disisipkan.

Nilai : 80/100


Soul Men (2008)

March 16, 2009

soul-men“Saat legenda yang redup kembali naik ke atas panggung.”

Pemeran : Samuel L Jackson (Louis Hinds), Bernie Mac (Floyd Henderson), Sharon Leal (Cleo) dan John Legend (Marcus Hooks)

Sutradara : Malcolm D Lee

Penulis : Robert Ramsey dan Matthew Stone

The Real Deal, trio legenda musik era 70an yang telah bubar, kehilangan vokalis utamanya, Marcus Hooks. Marcus kemudian terkenal dan meraih beberapa Grammy  setelah bersolo karir . Dua anggota lainnya, Louis dan Floyd diundang untuk tampil pada acara penghormatan Marcus. Louis yang tenggelam karirnya di dunia musik dan menjadi montir serta Floyd yang sukses dengan showroom mobilnya berusaha saling mendekatkan diri agar mampu tampil kembali maksimal sebagai sebuah grup musik. Dalam perjalanannya menuju lokasi penghormatan, mereka tampil di kafe atau panggung kecil sebagai pemanasan dan promosi. Muncul gadis bernama Cleo yang ikut bersama mereka dan ternyata adalah anak dari salah satu mereka. Muncul konflik dan humor saat mereka  saling klaim sebagai ayah

Komen : Menikmati film ini bukan hanya humor semata, namun unsur musikal sangat menarik. Samuel L Jackson dan Bernie Mac sangat padu dan menghidupkan humor segar di film ini. Mereka sangat tampil baik dalam bernyanyi walau  sebagai amatiran. Tidak seperti Pierce Brosnan yang sangat sumbang di “Mamma Mia”.  Lagu-lagu yang ditampilkan bagus, apalagi ada penampilan sekilas John Legend. Film ini mungkin karya terakhir Bernie Mac (tampil penuh) dan Isaac Hayes, penyanyi soul dan aktor yang memerankan dirinya sendiri.

Nilai : 80/100


The Mutant Chronicle (2008)

March 16, 2009

themutantchronicle-poster“Manusia melawan mutan yang bangkit dari neraka.”

Pemeran : Thomas Jane (Mitch Hunter), Ron Perlman (Brother Samuel), Devon Aoki (Valerie Duval), John Malkovich (Constantine).

Perang saudara pada abad 23 membuka kuburan sebuah mesin yang dapat mengubah menusia menjadi mutant yang sudah “terkubur”. Mesin itu sendiri sudah dilumpuhkan beberapa abad sebelumnya. Brother Samuel mengumpulkan semua pejuang dari pihak-pihak yang bertikai untuk menanamkan peledak pada mesin ajaib itu. Mitch Hunter sebagai pimpinan grup sendiri mengalami pengalaman buruk, teman seperjuangannya mati di tangan mutan. Dalam perjuangan mereka satu persatu pejuang mati atau menjadi mutan, termasuk Brother Samuel. Pada akhirnya film ini membawa pada titik Mitch bertemu Samuel.

Komen : Hal yang menarik dari film ini sewaktu melihat covernya adalah nama John Malkovich di daftar pemeran, sayang tidak terlalu mendapat peran. Semua berlatar belakang berat dan gelap, score yang menarik serta efek visual yang lumayan. Hal yang menganggu adalah Mitch yang terlalu gegabah keluar dari tur grup karena menyelamatkan nyawa temannya, hingga kenekatan mereka untuk duel langsung dengan para mutan padahal serangan direncanakan secara gerilya atau diam-diam. Plot cerita biasa dan tidak istimewa.

Nilai :  60/100


The Lodger (2009)

March 15, 2009

the-lodger-2009-poster“Saat pelaku pembunuhan berantai akan dieksekusi mati, muncul kasus baru dengan modus yang sama. Siapa pelakunya? Semua memiliki motif.”

Pemeran : Alfred Molina (Detektif Manning), Simon Baker (Malcolm), Donal Lague (Bunting), Hope Davis (Ellen) dan Rachel Leigh Cook (Amanda Manning)

Detektif Manning yang menyelidiki kasus Rodriguez makin dipusingkan dengan kasus baru dan desakan internal kepolisian termasuk hubungan keluarga yang tidak harmonis. Malcolm adalah pria yang tanpa kejelasan pekerjaan serta sejarahnya menyewa rumah tamu (guest house) yang dimiliki suami- istri  Bunting & Ellen.

Ellen yang mengalami penyakit jiwa percaya bahwa Malcolm adalah pembunuh ala Jack The Ripper yang sebenarnya.  Namun waktu berkata lain,  sang suami menyakinkan Ellen bahwa selama ini rumah tamu mereka tidak pernah tersewakan oleh orang lain.

Komen : Saat melihat DVD film ini yang novelnya juga dikaryakan oleh Alfred Hitchcock (1927), saya tertarik untuk menontonnya. Namun penggarapan cerita biasa-biasa saja dengan interaksi antar pemeran juga tidak terlalu menonjol. Alfred Molina tidak menunjukkan akting kelas atasnya. Apalagi Simon Baker kurang menggigit. Tidak dijelaskan karakter istri Manning yang pernah berusaha bunuh diri. Penggunanan musik latar sangat berlebihan yang ingin menggiring adegan agar lebih tegang malah merusak film ini.

Nilai : 60/100


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.